Saturday, January 12, 2013

Nilai kok Kurang memuaskan?

Preza-Online ✇ Posting pertama di blog saya. MAAF SEBELUMNYA JIKA POSTINGAN INI TIDAK SESUAI DENGAN INFO YANG ANDA CARI!!

Oke, ceekidoot. Mengapa ya? kok saya udah belajar keras, rajin sholat, ibadah, nilainya kurang bagus? Malahan temen gw yang  keliatan bodo kok nilainya bagus-bagus?

hmm, aneh kan? Sebenarnya ini pelajaran buat kita semua, KITA? Lo Aja Kalee !! hahaw. Kita tidak seharusnya menilai orang dari rupa dan waarna :3 Mungkin aja dia kelihatan bego di sekolah, tapi di rumah rajin belajar, membantu orang tua, dan berbuat hal baik lainya, mungkin itulah yang menyebabkan nilainya bagus.




Maksudnya apa sih?!

Oke, jadi gini. Sebenarnya nilai itu tidak didapat hanya dalam hal akademis saja. Nilai bagus juga didapat dari hal selain itu juga. Misal: Dalam hal spiritual.Orang yang rajin sholat, ngaji, membantu sesama, dll pasti bisa mendapat KE-BEJOAN lain dari yang lain. Gak percaya? Coba lihat disekitar kalian. So, kita itu bukan cuma belajar akademis saja, spiritual keagamaan juga harus. Siapa tahu nanti jadi orang yang bejo alias beruntung. TAPI, jangan beribadah dengan tujuan jadi orang pinter, salah donkk! Kita beribadah dengan tujuan mendapat ridho Allah swt. Otomatis Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan.

Itu masih dalam hal spiritual, mungkin anda sudah melakukanya tai kok nilainya kurang memuaskan.  Mungkin cara belajar anda yang kurang efektif. hhmm, trus Bagaimana cara belajar yang efektif?? Silahkan simak tulisan berikut ini:


1. Belajar tanpa Mood
Belajarlah karena kesungguhan kita untuk berubah, jangan belajar hanya dengan berlandaskan mood saja. iya kalau pas nice mood lebih banyak daripada bad moodnya, la kalau pas bad mood kita jadikan alasan untuk kita tidak belajar, saya berani jamin ilmu yang anda pelajari akan sama halnya dengan air yang menetes di lapangan panas, sangat mudah menguap. Jadi jangan pernah belajar berdasarkan mood ya kalau ingin hasil yang memuaskan.

2. Belajarlah di manapun anda suka
Carilah tempat yang nyaman dan dapat menenangkan pikiran kita sewaktu belajar, dengan keadaan yang nyaman kita akan lebih mudah dalam memahami materi. Termasuk saat kita dolan / main sama kawan-kawan. Kita harus pandai pandai memanfaatkan waktu luang dimanapu kapanpun.

3. Jangan belajar terlalu banyak ketika akan ujian/ulangan
Inilah sebuah doktrin yang saya rasa sangat keliru, "kamu harus belajar sungguh-sungguh, besok ada ujian"..kira-kira teman-teman sudah mendengar ocehan yang seperti itu? Ini adalah kesalahan, sebenarnya ketika akan ujian itu kita gunakan untuk merehat otak sekejap, justru pas hari-hari biasalah kita harus sungguh-sungguh. Sistem KS (kebut semalam) sangat merusak cara berpikir kita, karena hanya akan menimbulkan tekanan bukan pengetahuan.

4. Belajar sambil diskusi
Belajar secara kelompok memang dimaksudkan agar seseorang yang kurang mampu memahami materi bisa berdiskusi dengan orang yang sudah paham. Sehingga pertukaran ide terus berjalan, yang pintar tidak semakin pintar, begitu pula yang bodoh tidak semakin terperosok. Semua bisa menjadi seimbang.

5. Belajar dengan diiringi musik
Musik memang bisa meningkatkan konsentrasi kita dalam belajar, namun hal ini tidak selalu terjadi pada setiap orang. Ada beberapa orang yang malah suka keadaan yang hening. Jadi, jika musik bisa membantumu berkonsentrasi, just listen it :) Tapi kadang kadang kita kehilanga konsentrasi, sehingga gak jadi belajar tapi malah ikutan nyanyi. Klalu justru mengganggu, apa salhnya di hilangkan.

6. Jangan hanya menghafal
metode menghafal mungkin bisa menyukseskan kita dalam mencari "nilai-yang-baik", namun apakah pengetahuan kita bertambah? tidak. Pahamilah materi dengan mempelajari konsep-konsepnya, bagaimana hal itu bisa terjadi, mengapa, apa selanjutnya, begitulah cara berpikir yang harus dikembangkan meskipun memakan waktu yang cukup lama. Sehingga kita akan tahu betapa indahnya Ilmu Pengetahuan itu. Dalam film 3 idiots, ada sebuah quotes yang sangat mengena: "Dengan menghafal, kamu bisa menghemat waktumu selama 4 tahun di universitas, namun kau telah menghancurkan 40 tahun hidupmu kedepan"

7. Jangan malu-malu untuk bertanya
Bila kita ada yang belum paham mengenai materi yang diajarkan, cukup dengan acungkan jari dan bertanyalah kepada bapak/ibu guru, jangan malu bertanya bila kita tidak bisa, jangan jadikan gengsi "takut dibilang lambat oleh teman2" sebagai alasan, karena hal yang seperti itu tidak masuk akal!

8. Coba dan Gagal (Trial and Error)
Dalam hidup ini, gagal adalah teman kita juga, jadi jangan pernah menghindar darinya. Kita terjatuh, untuk apa? agar kita tahu bagaimana cara untuk bangun. Kita tidak akan pernah tahu yang benar itu bagaimana jika kita tidak kenal dengan KESALAHAN dulu. Materi yang sesulit apapun, pasti akan bisa kita kuasai asal tidak ada kata menyerah memahaminya. Coba terus, gagal sudah biasa.

9. Cintailah mata pelajaran yang anda suka
Anda tidak bisa dalam fisika (misal), namun anda sangat mencintai pelajaran yang satu ini. Maka dengan kecintaan itu, suatu saat akan menjadikan anda seorang fisikawan hebat, karena sesuatu yang dilakukan sepenuh hati akan menghasilkan hasil yang memuaskan. Sekarang tidak bisa, namun karena kecintaan tersebut anda mempelajarinya setiap waktu, tunggulah hingga mimpi indah tiba. You'll be the best, but wait until the time's coming on ^_^

10. Ingatlah tujuan utama kita sekolah
Tujuan utama kita sekolah ialah untuk mencari ilmu pengetahuan, bukan hanya menerima "Cara Untuk Memperoleh Nilai yang Baik" saja. Nilai tidak akan bisa mencerminkan kualitas seseorang, lihatlah kenyataannya. Tidak masalah kita ada di peringkat berapapun, yang terpenting ialah belajar bukan untuk mencapai kesuksesan..tetapi untuk membesarkan jiwa. ini merupakan Cara Belajar paling Efektif yang terus saya gunakan, karena saya yakin ilmu bukan sebatas CORETAN NILAI, tapi banyaknya kita berbagi kepada sesama.

11. Kunci semua metode belajar
Kuncinya terletak pada kesungguhan kita dalam berdo'a, karena saya masih ingat betul ada yang bilang kecerdasan seseorang 73% dari kesungguhan do'anya, sedangkan 27% dari belajar. Intinya do'a sangatlah penting, sebagai bentuk pasrah kita Kepada Allah. Namun belajar juga sangatlah penting, ingat! Tidak bisa mencapai 100% tanpa ada yang 27% tersebut.

Sekian, Semoga berfmanfaat.

0 comments:

Post a Comment

Follow My Twitter Subscribe My Facebook